Pengaruh Peer Teaching Model Terhadap Kemampuan Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Siswa Sekolah Menengah Pertama
Abstract
Siswa dikoordinir sehingga mereka dinamis dan tidak bergantung pada tanggapan guru setelah guru memberikan pengarahan singkat agar mereka dapat menemukan tanggapan mereka sendiri atau sesuatu yang baru. Peer Teaching Model (Model Pembelajaran Teman Sebaya) merupakan suatu pembelajaran yang dilaksanakan dengan menyertakan teman sebaya sebagai siswanya.. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Informasi yang digunakan dalam ulasan ini dikumpulkan melalui persepsi langsung di kelas Vlll C SMPN 5 Karawang Barat. Model pembelajaran Pembelajaran pemahaman dengan materi sepak bola digunakan untuk menangani informasi yang ditangani. Penyelidikan ini dimulai dari siswa kelas Vlll C. Data menunjukkan bahwa siswa kelas Vlll SMPN 5 Karawang Barat mengalami peningkatan hasil belajar berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Model belajar diimplementasikan dengan bantuan model belajar Peer Teaching. Penemuan penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa selama pengalaman berkembang. Mata pelajarannya mempelajari cara mengoper, menggiring bola, menembak, dan menahan bola. Peer Teaching Model (Model Pembelajaran Teman Sebaya) siswa akan berperan sebagai guru dan menjelaskan meteri pembelajaran yang telah disampaikan oleh guru, sehingga secara tidak langsung siswa telah belajar berkomunikasi, menyampaikan informasi dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri siswa.







