Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ppkn Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Di Kelas VII.9 SMP Negeri 10 Palembang
Abstract
Rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VII.9 SMP Negeri 10 Palembang pada mata pelajaran PPKn disebabkan oleh kurangnya antusias peserta didik terhadap pembelajaran PPKn, kegiatan pembelajaran yang belum menggunakan model pembelajaran yang inovatif, kurang melibatkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran dan kurangnya keterkaitan antara materi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar PPKn pada peserta didik kelas VII.9 SMP Negeri 10 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII.9 SMP Negeri 10 Palembang yang berjumlah 34 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar PPKn. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar PPKn peserta didik kelas VII.9 SMP Negeri 10 Palembang. Hal ini dibuktikan dari hasil belajar peserta didik pada pra siklus dengan nilai rata-rata sebesar 52, 9 dan ketuntasan belajar 41,1% yang berada pada kategori rendah, siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 76,9 dan ketuntasan belajar 70,5% yang berada pada kategori tinggi dan pada siklus II peningkatan rata-rata 86,4 dan ketuntasan belajar 82,3% dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII.9 SMP Negeri 10 Palembang pada mata pelajaran PPKn.







