Taraduf dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Kata Mahabbah dan Mawaddah dalam Semantik Toshihiko Izutsu)
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.19974Keywords:
Taraduf, Al-Qur’an, Mahabbah, Mawaddah, SemantikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana fenomena taraduf atau sinonimitas di dalam Al-Qur’an dengan fokus penelitian pada makna kata mah}abbah dan mawaddah. Jika dilihat sekilas kedua kata ini memang memiliki arti yang sama, yaitu cinta dan kasih sayang. Namun, jika diteliti lebih jauh lagi kata mah}abbah dan mawaddah memiliki perbedaan dalam segi makna dan penggunaan. Maka dari itu penulis mencoba mengulik lebih dalam lagi terkait makna kata mah}abbah dan mawaddah dengan menggunakan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan objek penelitian kata mah}abbah dan mawaddah yang ada di dalam Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu. Untuk mengungkap makna kata dengan teori semantik Toshihiko ini melewati empat jalur, yaitu mencari makna dasar kata, makna relasional kata, makna sinkronik diakronik kata, dan mencari weltanschauung kata. Hasil dari penelitian ini adalah kata mah}abbah dan mawaddah memiliki keterkaitan konsep di dalamnya, yaitu kedua kata tersebut sama-sama membahas cinta dan kasih sayang. Kata mah}abbah membahas cinta atau menyukai, tapi cinta dalam ranah mah}abbah ini terkait cinta Allah SWT terhadap hamba-Nya, cinta hamba terhadap Allah SWT, cinta antar sesama makhluk, dan cinta terhadap duniawi. Dan untuk kata mawaddah sendiri membahas kasih sayang dan keinginan yang memiliki objek Allah SWT, hamba, orang mukmin, orang munafik, orang kafir, dan hubungan sosial.
References
Achmad HP, Akek Abdullah. 2013. Linguistik Umum. Jakarta: Erlangga.
al-Ashfahaniy, Abu al-Qasm Husain bin Muhammad bin al-Fadhl ar-Raghib. 2012. al-Mufradât fi Gharîb Al-Qur’an. Kairo: Dâr ibnu al-Jauziy.
Al-Baqi, Muhammad Fuad 'Abd. 1981. Mu’jam al-Mufahras li Al-fadz al-Qur’an al-Karim. Mesir: Darul Fikri.
Al-Juziyah, Ibnu Qayyim. 2014. Taman Orang Jatuh Cinta Tamasya Orang yang Terbakar Rindu, Semua Hal Mengenai Cinta. Bandung: Penerbit Jabal.
al-Tawwab, Abdullah Ramadhan. 1999. Fushul fi Fiqhi al-Arabiyyah. Kairo: Maktabah al-Kanji.
al-Zamakhsyari, Abu Qasim Jarrallah Mahmud bin Umar bin Muhammad. 2003. Al-Kasysyaf 'An Haqa'iq ghiwamidi al-Tanzil wa 'Uyun al-'Aqawil fi jauhi al-Ta'wil. Beirut: Dar al-Kitab al-'alamiyyah.
Al-Zauzani, Abi 'Abdillah Al-Husain bin Ahmad bin Husain. 2004. Syarah Al-Mu'allaqat As-Sab'i. Beirut: Dar al-Ma'rifah.
Aminuddin. 2001. Semantik, Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Algensido.
Ath-Thabari, Abi Ja'far Muhammad bin Jarir. 2009. Tafsir Ath-Thabari. Beirut: Dar al-Kitab Al-'Alamiyyah.
Az-Zuhaili, Wahbah. 2016. Tafsir Al-Munir (Aqidah, Syari’ah, Manhaj). Terj. Abdul Hayyie al-Kattani, et.al. Ja. Jakarta: Gema Insani.
Dagun, Save M. 2000. Kamus Besar Ilmu Pengetahuan. Jakarta: LPKN.
Dalimunthe, Derhana Bulan. 2019. "Semantik al-Our’an; pendekatan semantik Al-Qur’an Toshihiko Izutsu." Jurnal IAIN Manado Vol.23.
Danadjaja, James. 1997. "Metode Penelitian Kepustakan." Atropologi Indonesia 82-92.
Duriana. n.d. "Pandangan Tasawuf Ibnu Taimiyah dalam Kitab al-Tuhfah al-Iraqiyyah fi ai-A'mal al-Qalbiyyah." Jurnal Fakultas Ushuluddin dan Dakwan IAIN Ambon 28.
Fathurahman. 2010. "Al-Qur’an dan Tafsirnya dalam Perspektif Toshihiko." (UIN Syarif Hidayatullah).
Hamka. 2015. Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Gema Insani.
Izutsu, Toshihiko. 1997. Izutsu, T. (1997). Relasi Tuhan dan Manusia; pendekatan semantik terhadap Al-Qur’an. Yogya: PT. Tiara Wacana.
Katsir, Imam Abi Al-Fida' Al-Hafidz Ibnu. 1992. Tafsir ibn Katsīr. Beirut: Maktabah An-Nur al-'Alamiyyah.
KBBI. 2024. Erotis dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. mei 5. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Erotis.
Kurniasih, Imas & Sani, Berlim. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 Konsep & Penerapan. Surabaya: Kata Pena.
Kurniawan, Wahyu. 2017. Makna Khalifah dalam Al-Qur'an. Salatiga: IAIn Salatiga.
Leech, Geoffrey. 1976. Semantik 1 dan 2. Utrecht Antwerp: Uitgevery Het Spectrum.
Manzur, Imam 'Allamat Ibnu. 2003. Lisanul Arab. Kairo: Dar-El Hadith.
Matsna, Moh. 2006. Orientasi Semantik Al-Zamakhsyari; kajian makna ayat-ayat kalam., Jakarta: Anglo Media.
Muhammad, In’amuttaqi. 2016. "Maḥabbah in the Qur’an." Tesis UIN Walisongo 54-59.
Nuraina, Nina. 2018. "Analisa Semantik pada Kata Mawaddah dan Derivasinya dalam Al-Qur’an." Skripsi (UIN Sunan Gunung Djati Bandung) 63.
Parera, Jos Daniel. 1990. Teori Semantik. Jakarta: Erlangga.
Rahtikawati, Dadan Rusmana dan Yayan. 2013. Metodologi Tafsir Al-Qur’an, strukturalisme, semantik, semiotik dan hermeneutik. Surakarta: Pustaka Setia.
Riadi, Edi. 2016. Statistika Penelitian (Analisis Manual dan IBM SPSS). Yogyakarta: ANDI.
Sahidah, Ahmad. 2018. Good Man and Nature. Yogyakarta: IRCiSoD.
Setiawan, M Nur Kholis. 2005. Al-Qur’an Kitab Sastra Terbesar. Yogyakarta: Elsa Press.
Shihab, M. Quraish. 2012. Tafsir al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualittif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Suryana, Y. 2015. Metodologi Penelitian. Bandung: CV Pustaka Setia.
Syaltut, Mahmud. 2000. Tafisr al-Qur’an al-Karim. Kairo: Dar al-Syaruq.
Syathi, Dr. Aisyah Abdurrahman Bintu. 2014. Metodologi penafsiran. Namedia.
Ullmann, Stephen. 1997. Semantics: An Introduction to the Science of Meaning. London: Oxford Basil Blackwell.
Umar, Ahmad Mukhtar. 2008. Mu'jam al-lughah al-Arabiyyah al-Mu'asirah. Kairo: Alimul Kitab.
Zulkifar, Eko. 2018. "Makna Ulu Al-Albab dalam Al-Qur’an, Analisis Semantik Toshihiko Izutsu." Jurnal TEOLOGI (IAIN Tulungagung) 29: 1-2.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Amniar Rizkoh, Sofwan Mabrur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







