Pernikahan dan Hak Reproduksi ODHA Dalam Perspektif Islam dan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19228Abstract
Pernikahan dan hak reproduksi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang juga sepenuhnya dimiliki oleh orang dengan HIV/AIDS (ODHA), meskipun dalam realitasnya mereka masih sangat sering menghadapi stigma, diskriminasi, serta penolakan sosial yang cukup kuat. Penelitian ini bertujuan untuk secara mendalam mengkaji dan menganalisis hak ODHA dalam menikah dan memiliki keturunan dari perspektif Islam dan juga dari sisi kesehatan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan seorang ustad, seorang konselor HIV, dan seorang bidan yang berdomisili di Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak melarang ODHA untuk menikah selama terdapat keterbukaan, kejujuran, kesiapan dari kedua pihak, serta memperhatikan prinsip pencegahan penularan HIV. Dari sisi medis, terapi ARV, konseling pranikah, serta program pencegahan penularan dari ibu ke anak (PMTCT) memungkinkan ODHA menjalani kehidupan pernikahan dan reproduksi yang aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan dukungan agama, layanan kesehatan profesional, dan penghapusan stigma sosial yang menyeluruh, hak pernikahan dan reproduksi ODHA dapat terpenuhi secara bermartabat, sehat, dan bertanggung jawab.
References
Afanin, I., & Syarafuddin, M. (2023). Pernikahan Penderita Hiv Aids Dalam Tinjauan Maqashid Syariah. Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam, 21(2), 198. https://doi.org/10.69552/ar-risalah.v21i2.2071
Aroyandini, E. N., Gokhan, & Rofiah, N. (2021). KOLABORASI PENCEGAHAN AIDS DALAM PANDANGAN ISLAM DAN SAINS UNTUK MEMBANTU MEWUJUDKAN INDONESIA BEBAS HIV/AIDS 2030. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 3, 116–120. Retrieved from https://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/723
DeJong, J., & Battistin, F. (2015). Women and HIV: the urgent need for more research and policy attention in the Middle East and North Africa region. Journal of the International AIDS Society, 18(1), 20084.
Dharmayani, D., Hendriyadi, H., Bunyamin, M., & Santoso, R. (2024). Efektivitas Program Konseling Pra-Nikah dalam Mengurangi Konflik Rumah Tangga: Studi Perbandingan di Indonesia dan Malaysia. Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society, 5(2), 186-201.
Fatoni, A., Lesmana, D., & Sari, D. W. (2022). Konsep penanggulangan hiv dan aids dalam perspektif pendidikan islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01), 493-502. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.2031
Hamidi, A., Regmi, P., & van Teijlingen, E. (2024). Islamic perspectives on HIV: a scoping review. Discover Social Science and Health, 4(1). https://doi.org/10.1007/s44155-024-00063-7
Hidayat, J., Chen, M. Y., Maulina, R., & Nurbaya, S. (2023). Factors Associated With HIV-Related Stigma Among Indonesian Healthcare Workers: A Cross-Sectional Online Survey. Journal of Nursing Research, 31(5), E295. https://doi.org/10.1097/jnr.0000000000000573
Khoiroh, atul, Sumbulah, U., & Mahmudi, Z. (2021). Hak Reproduksi Pasangan Orang Dengan Hiv/Aids Perspektif Fiqh Dan Hak Asasi Manusia. Al-‘Adalah:Jurnal Syariah Dan Hukum Islam, 6(1), 129–151.
Muhadi, M. (2019). ANALISIS HUKUM PERKAWINAN ANTARA ORANG PENGIDAP HIV/AIDS DALAM MUZAKARAH MUI No. 18 TAHUN 1996 (Studi Kasus Di KDS Soloplus). Jurnal Al-Hakim: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Studi Syariah, Hukum Dan Filantropi, 1(2), 275–286. https://doi.org/10.22515/alhakim.v1i2.2332
Muallifah, M., Sa'diyah, E. H., & Muhayani, U. (2023). PREMARITAL COUNSELING; MODEL KONSELING PRA NIKAH MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH, MAWADDAH, WA RAHMAH. EGALITA, 18(2).
Mukrimun, A. (2023). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Reproduksi Wanita HIV/AIDS. At-Tasyri': Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah, 4(01), 24-39.
Muttaqin, Z., 2020. Analisis Hukum Islam Terhadap Keputusan Tidak Menikah Karena Penyakit Menular. Undergraduate thesis, Universitas Islam Indonesia.
Novita Agnes, Y. L., & Songwathana, P. (2021). Understanding stigma and coping strategies among HIV-negative Muslim wives in serodiscordant relationships in a Javanese community, Indonesia. Belitung Nursing Journal, 7(5), 409–417. https://doi.org/10.33546/bnj.1600
Rahakbauw, N. (2016). Dukungan Keluarga terhadap Kelangsungan Hidup ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Insani, 3(2), 64–82. https://doi.org/10.31219/osf.io/7j63d
Sholihah, I. F. (2019). Perencanaan Obat Antiretroviral (Arv) Dalam Program Perawatan, Dukungan, Dan Pengobatan (Pdp) Hiv/Aids Di Kota Surabaya Tahun 2019 (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA).
Thahir, P. S., & Al-Fatih, S. (2024). Islamic Law View on Protecting the Rights of Housewives at Risk of Contracting HIV/AIDS. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah, 16(1), 21-36.
Zubaeri, A., & Hafshah, M. (2022). Pencegahan HIV dan AIDS Melalui Kursus Pra Nikah Dalam Perspektif Islam Dan Sains. Journal of Islamic Studies and Humanities, 7(1), 1-16. https://doi.org/10.21580/jish.v7i1.11655
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Eka Wulandari, Ayu Fitria Nurfadhillah, Khoerunnisa Khoerunnisa, Kike Shakila Raura, Sheila Salsabila, Tedi Supriyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







