Efektivitas Program Keluarga Berencana (KB) Implan Di Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Desa Sarang Burung Dan Bitin)
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.18856Keywords:
Efektivitas, Program, KB ImplannAbstract
Program Keluarga Berencana bertujuan untuk menciptakan keluarga yang sejahtera melalui pengendalian jumlah kelahiran. Salah satu metode kontrasepsi yang tersedia dalam program ini adalah implant yang mengandung hormon progestogen. Pada desa Sarang Burung dan desa Bitin terdapat tiga permasalahan utama terkait program ini, yaitu rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam penggunaan kontrasepsi implan, dominannya preferensi masyarakat untuk menggunakan metode non-MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang), serta kurangnya pemahaman sebagian masyarakat mengenai informasi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program kontrasepsi implan serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengambilan data dilakukan melalui pemilihan sampel secara purposive sampling yang melibatkan 10 informan. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program kontrasepsi implan di Desa Sarang Burung dan Bitin tergolong cukup efektif. Efektivitas program ini dapat dilihat dari aspek sasaran yang terarah kepada pasangan usia subur serta mencegah kehamilan jangka panjang. Terdapat beberapa aspek yang menunjukkan efektivitas yang baik yaitu sosialisasi yang dilakukan melalui penyuluhan langsung pada pertemuan posyandu, pelaksanaan program kegiatan yang sesuai dengan rencana, kebutuhan pengguna yang relevan untuk mencegah kehamilan, serta tanggung jawab yang dilaksanakan oleh penyuluh Keluarga Berencana. Pelaksanaan program ini berdampak positif dalam pengurangan angka kelahiran serta mendapatkan dukungan dari pemerintah, penyuluh keluarga berencana, bidan, dan masyarakat luas. Dan aspek yang kurang efektif, seperti keberlangsungan program, di mana banyak masyarakat yang enggan menggunakan kontrasepsi implan. Pencapaian tujuan program belum sepenuhnya mencapai target yang diharapkan, pemahaman masyarakat tentang kontrasepsi implan masih terbatas pada informasi yang diterima di pertemuan posyandu, serta pandangan beberapa individu yang menganggap semua metode kontrasepsi adalah sama. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program kontrasepsi implan meliputi faktor pendorong, yaitu adanya kerjasama antar pelaksana program KB implan dan manfaat yang dirasakan dari program tersebut. Faktor penghambat mencakup penyuluhan yang kurang terfokus pada inti program dan kurangnya pemahaman mengenai perbedaan metode kontrasepsi.
References
Anonim. 2009. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pengembangan Keluarga
Anonim, 2014. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 Tentang Perkembangan Penduduk dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.
Mutiarin, Dyah dan Arif Zaenudin. 2014. Manajemen Birokrasi dan Kebijakan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Mawarti, M. 2024. Efektivitas Program Keluarga Berencana (KB) Implan Pada Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah,3(4), 1876-1882.
Pasalong, Harbani. 2016. Metode Penelitian Administrasi Publik. Bandung Alfabeta
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian, Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Cetakan ke-21. Bandung: Alfabeta
Sujarweni, V. Wiratna. 2022. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
Sari, R. W., & Syahrir, G. 2020. Efektivitas Program Keluarga Berencana Implant dalam Menekan Tingkat Pertumbuhan Penduduk di Kecamatan Batu Lappa Kabupaten Pinrang. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 3(1), 69-75.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Paulina, Mahdalina Mahdalina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







