Literature Review: Noise Induced Hearing Loss

Authors

  • Muhammad Akbar Magistra Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Mukhlis Imanto Bagian Telinga, Hidung, dan Tenggorok-Kepala Leher, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Wiwi Febriani Bagian Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Ratna Dewi Puspitasari Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18824

Keywords:

Noise Induced Hearing Loss, paparan kebisingan, penatalaksanaan

Abstract

Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang paling umum terjadi di lingkungan industri. Gangguan pendengaran ini bersifat sensorineural dan disebabkan oleh paparan suara bising dengan intensitas melebihi nilai ambang batas 85 dBA secara terus-menerus tanpa perlindungan yang memadai. Kajian ini menggunakan metode systematic literature review dengan menelaah 15 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Sumber data diperoleh melalui basis data PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “Noise Induced Hearing Loss”. Faktor risiko utama meliputi paparan suara >85 dBA dalam jangka panjang, usia >40 tahun, dan paparan toksik seperti asap rokok. Secara patofisiologis, NIHL melibatkan stres oksidatif yang merusak sel rambut sensori di koklea yang tidak dapat beregenerasi. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis riwayat kerja, pemeriksaan fisik, serta audiometri dengan temuan khas berupa notch pada frekuensi 4000 Hz. Penatalaksanaan NIHL mencakup pendekatan preventif melalui program konservasi pendengaran, kontrol sumber bising, dan penggunaan alat pelindung diri. Intervensi kuratif meliputi pemberian kortikosteroid, antioksidan seperti N-acetylcysteine, serta vitamin C dan E. Pada kasus berat, rehabilitasi dilakukan dengan penggunaan alat bantu dengar hingga pemasangan implan koklea. Pencegahan menjadi kunci utama karena sifat kerusakan yang irreversible

References

Adhi, A. Y., Martono, W. B., & Fuad, W. (2023). Analisis Faktor Risiko Noise Induced Hearing Loss (NIHL) Akibat Kerja pada Pekerja Pabrik PT Kayu Perkasa Raya. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(3), 1635–1642.

Agustin, A., & Erwandi, D. (2023). Faktor risiko terhadap terjadinya nihl (noise injury hearing loss) di industri. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 3(2), 947–960.

Amarylis, D. N., Evanita, A. A. R., & Riadi, A. A. (2021). Media Pembelajaran Gangguan Pendengaran NIHL (Noise Induced Hearing Loss) Berbasis Android. Jurnal Nasional Informatika Dan Teknologi Jaringan, 6(1), 22–29.

Asri, A., Rahim, R., & Nurdin, A. Z. (2024). Laporan Kasus: Noise Induced Hearing Loss Dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 5(2).

Astuti, A. A., Putra, I. W. M. M., & Yuliyani, E. A. (2023). Occupational Noise Induced Hearing Loss in Motor Boat Fisherman. Green Medical Journal, 5(3), 121–127.

Baklacı, D. (2023). The potential therapeutic and/or protective effects of steroid, PRP and melatonin on noise-induced hearing loss in rats. ACH Medical Journal, 2(2), 36–44.

Chen, K.-H., Su, S.-B., & Chen, K.-T. (2020). An overview of occupational noise-induced hearing loss among workers: epidemiology, pathogenesis, and preventive measures. Environmental Health and Preventive Medicine, 25(1), 65.

Halim, W. (2023). Gangguan Pendengaran Akibat Bising Pada Pekerja: Review Literature. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6805–6811.

Hapsari, A. A., & Kusmawan, D. (2021). Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) Risk Factors among Manufacturing Industry Workers: A Systematic Review.

Le, T. N., Straatman, L. V, Lea, J., & Westerberg, B. (2017). Current insights in noise-induced hearing loss: a literature review of the underlying mechanism, pathophysiology, asymmetry, and management options. Journal of Otolaryngology-Head & Neck Surgery, 46(1), 41.

Mayasari, D., & Khairunnisa, R. (2018). Pencegahan noise induced hearing loss pada pekerja akibat kebisingan. Jurnal Agromedicine, 4(2), 354–360.

Mulya, S. H., Rahmat, D., & Yudhanto, D. (2022). Noise Induced Hearing Loss (NIHL) pada Nelayan Pengguna Kapal Penangkap Ikan. Lombok Medical Journal, 1(2), 127–130.

Santaolalla Sanchez, F. J., Gutierrez Posso, J. D., Santaolalla Montoya, F., Zabala, J. A., Arrizabalaga-Iriondo, A., Revuelta, M., & Sánchez del Rey, A. (2024). Pathogenesis and New Pharmacological Approaches to Noise-Induced Hearing Loss: A Systematic Review. Antioxidants, 13(9), 1105.

Sari, R. A., Dyah, I., & Martono, W. B. (2024). The relationship between work period and hearing disorder caused by noise in workers of PT. Kayu Perkasa Raya. Qanun Medika-Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya, 8(01).

Tamrin, M. H., Djatisoesanto, W., Rahman, M. A., Soebroto, H., Prasetya, R. E., Soenatalina, S., & Theodora, S. (2021). Bladder Chondrosarcoma in A Male: A Rare Case Report. Folia Medica Indonesiana, 57(3), 256–261.

Downloads

Published

2025-05-25

How to Cite

Magistra, M. A., Imanto, M., Febriani, W., & Puspitasari, R. D. (2025). Literature Review: Noise Induced Hearing Loss. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(2), 4093–4101. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18824

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.