Gambaran Intensitas Nyeri Persalinan dan Kecemasan Pada Ibu Bersalin Kala I di Puskesmas Tepian Buah
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18722Keywords:
Kecemasan, Kala I, Nyeri PersalinanAbstract
Nyeri persalinan adalah gejala fisiologis utama yang dirasakan selama persalinan, terutama selama fase laten dan aktif. Nyeri persalinan disebabkan oleh kontraksi uterus, yang menyebabkan serviks melebar, terbuka dan menipis. Intensitas nyeri bervariasi antar individu dan respon nyeri dapat dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, ketegangan emosional dan kecemasan, dan nyeri serta kecemasan merupakan hal yang kompleks dan saling mempengaruhi proses persalinan. TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intensitas nyeri persalinan dan kecemasan pada ibu bersalin kala I di Puskesmas Tepian Bua. METODE: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk menilai derajat nyeri dan kecemasan yang dialami. Sampel penelitian sebanyak 62 responden yang diukur dengan menggunakan skala NRS dan HARS. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri sedang, yaitu 27 responden atau (43,5%), sedangkan 21 responden atau (33,9%) mengalami nyeri berat dan kecemasan sedang 25 responden atau (40,3%), sedangkan berat 15 responden atau (24,3%). Kesimpulan dari nyeri persalinan sebagian besar responden mengalami nyeri dan kecemasan sedang pada Ibu bersalin di Puskesmas Tepian Buah.
References
Barus, Z. B. O., Widiyanti, D., & Yulyana, N. (2023). Penggunaan birth ball terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5053–5061.
Bloom, N., & Van Reenen, J. (2021). Manajemen nyeri persalinan non-farmakologis. NBER Working Papers. http://www.nber.org/papers/w16019.
Dinkes, K. (2023). LKJIP (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah) Tahun 2023. Popo 1Kementeri, 2, 1–5.
Benly, E., Jingsung, J., & Lisnawati. (2023). Pengaruh kompres air hangat terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin di RSUD Dr. H.L.M. Baharudin, M.Kes Kabupaten Muna. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1751–1757.
Karuniawati, B. (2019). Efektivitas massage counter dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 10(2), 69–75.
Khoiriah. (2022). Bab III - Metode penelitian. Metode Penelitian, 32–41.
Kholisoh, I., Winarni, L. M., & Afiyanti, Y. (2022). Pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di Rumah Sakit Dinda Kota Tangerang. Journal of Nursing Practice and Education, 3(1), 1–10.
Kriscanti, A. P. R. (2021). Gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang teknik manajemen nyeri persalinan non farmakologi di Puskesmas IV Denpasar Selatan tahun 2021. Laporan Tugas Akhir, 3(April), 49–58. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/7644/3/BAB%20II%20Tinjauan%20Pustaka.pdf.
Lestari, N. C. A., & Utami, S. W. (2024). Penerapan kompres hangat untuk mengurangi nyeri persalinan pada Ny R di Puskesmas Tanjung Balai Karium. Jurnal Kesehatan, 10(2), 53–61.
Lestari, I., et al. (2020). Pengaruh deep back massage terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif dan kecepatan pembukaan pada ibu bersalin primigravida. The Indonesian Journal of Public Health, 9(1), 37–50.
Marsilia, I. D., & Tresnayanti, N. (2021). Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas nyeri pada persalinan kala I fase aktif di PMB Y Karawang. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 385–391.
Maryuni, M. (2020). Hubungan karakteristik ibu bersalin dengan nyeri persalinan. Journal of Health Science and Physiotherapy, 2(1), 116–122.
Medika, J. M., & Tamar, M. (2024). Pengaruh kompres air hangat terhadap kegawatdaruratan nyeri luka perineum pada ibu postpartum normal. Medika, 12, 71–77.
Murdayah, D. N. L., & Lovita, E. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan pada ibu bersalin. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 3(1), 115–125.
Nasution, M., Sinaga, K., & Yani, A. (2023). Pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif di RSUD Dr. Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai tahun 2023. Jurnal Kesehatan, 1(4), 27–39.
Oktaviana, D., & Clark, B. (2023). Efektivitas kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri perineum pada persalinan. Scientific African, 114(June), 2579–7301. https://doi.org/10.1016/j.sciaf.2019.e00146.
Paramitha, A. K. (2019). Konsep dasar persalinan. Konsep Dasar Persalinan, 1–13.
Paskana, K., & Yunita, H. (2019). Gambaran kecemasan ibu pra sectio caesarea (SC) di ruang VK RSUD Hasanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan. Jurnal Kebidanan Besurek, 4(1), 1–7.
Pramudita, M., Salam, P. R., Nurvitasari, R. D., & STIKes Bhakti Al-Qodiri. (2024). Pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri persalinan. Medical Journal of Al-Qodiri Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 9(1), 49–57.
Rejeki, S. (2020). Buku ajar manajemen nyeri dalam proses persalinan (non farmakologi).
Ria, I., Sidabukke, R., & Siregar, R. N. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pada ibu bersalin di Rumah Sakit Restu Medan. Journal of Health Science and Physiotherapy, 6(1), 276–284.
Rohman, A. A. (2023). Deskripsi tingkat nyeri pada ibu bersalin di TPMB L Tasikmalaya. Jurnal Keperawatan, 5(1), 3–8.
Sahir, S. H. (2022). Buku ini ditulis oleh dosen Universitas Medan Area hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Repository UMA.
Shelemo, A. A. (2023). Gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2018 saat menjalani skripsi. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
Sirait, A., Lumbantoruan, M., et al. (2024). Edukasi upaya penurunan kecemasan persalinan melalui terapi komplementer di BPM Mariana. Jurnal Abdimas, 5(1), 216–220. http://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM/article/view/4802%0Ahttp://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM/article/download/4802/3242.
Soekidjo, N. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Soeparno, W., Setianingsih, W., Sulistyowati, S., & Ajiningtyas, E. (2021). Pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Journal of Nursing and Health, 5(2), 74–83.
Sri Anggraeni, A., Aulya, Y., & Widowati, R. (2021). Pengaruh terapi birth ball terhadap tingkat kecemasan dan penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin primipara kala I fase aktif. Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram, 7(2), 116–123.
Stocks, N. (2019). Hubungan riwayat inisiasi menyusui dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar tahun 2019. Jurnal Kesehatan, 1–23.
Suparti, S., & Fauziah, A. N. (2021). Determinan kepatuhan bidan dalam melaksanakan standar asuhan persalinan normal. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 1–12.
Titin Widia Sari, F., Wathan, M., Silaban, T. D. S., & Ismed, S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase laten di ruang bersalin Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung tahun 2022. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 13(25), 170–182.
Vidayawati, A. (2023). Asuhan kebidanan penanganan nyeri ibu bersalin dengan nafas dalam dan pijat oksitosin. Jurnal Keperawatan, 4(1), 1–23.
Widyaningsih, H., et al. (2023). Penerapan deep back massage dan deep breathing terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif di ruang Anyelir RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 6(1), 1–12.
Wigati, A., Puspitasari, I., Kulsum, U., & Astuti, D. (2023). Tingkat kecemasan ibu menjelang persalinan berdasarkan pendamping persalinan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(2), 354–360.
Wimilda, G., Sulistyowati, P., & Layliyah, Z. (2020). Hubungan kecemasan dengan lama persalinan kala I pada ibu bersalin. Journal of Nursing & Health, 5(2), 100–107.
Yuana, F. I. H., Arlym, L. T., & Yuanti, Y. (2023). Pengaruh aromaterapi mawar terhadap nyeri persalinan: Systematic literature review. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 12(2), 312.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Nur Aviva, Hestri Norhapifah, Widya Astutik, Risnawati Risnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







