Penguatan Budaya Religius Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik (Studi Multi Situs di SMAN 1 Padang Panjang)

Authors

  • Ujang Sayuti Pascasarjana,(S.3) Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang
  • Martin Kustati Pascasarjana,(S.3) Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang
  • Nana Sepriyanti Pascasarjana,(S.3) Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang

Abstract

Penelitian ini secara teoretis adalah melanjutkan dan mengembangkan teori Koentjaraningrat tentang wujud kebudayaan yang menyatakan bahwa proses pembudayaan dilakukan melalui tiga tataran yaitu : Pertama, Tataran nilai yang dianut, yakni merumuskan bersama-sama nilainilai karakter yang disepakati dan perlu di implementasikan di sekolah. Kedua, Tataran praktik keseharian, nilai-nilai karakter yang telah disepakati tersebut diwujudkan dalam bentuk sikap dan perilaku berkarakter oleh semua warga madrasah. Ketiga, Tataran simbol-simbol budaya, yaitu mengganti simbol-simbol budaya sekolah yang kurang sejalan dengan nilai-nilai karakter dengan simbol budaya yang religius. Mutu Pendidikan wajib dilengkapi dengan indikator nilai-nilai religius yang terinteralisasi dalam diri peserta didik. Pendidikan lebih banyak didominasi oleh pengembangan peserta didik dari aspek afektif, yang lebih cenderung pada pembentukan sikap atau karakter peserta didik.budaya religius yang efektif merupakan nilai-nilai kepercayaan, dan tindakan sebagai hasil kesepakatan bersama melahirkan komitmen seluruh personel secara konsekuen dan konsisten, karenanya budaya sekolah mempunyai pengaruh besar terhadap proses implementasi pendidikan karakter.

Downloads

Published

2023-06-14

How to Cite

Sayuti, U., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penguatan Budaya Religius Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik (Studi Multi Situs di SMAN 1 Padang Panjang). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 11133–11145. Retrieved from http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1712