Peran Kesepian terhadap Perilaku Cyberbullying pada Usia Dewasa Awal Pengguna Sosial Media: Agresivitas sebagai Mediator
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16688Keywords:
Kesepian, Perilaku Cyberbullying, Usia Dewasa Awal, AgresivitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran antara perilaku cyberbullying, kesepian, dan agresivitas dengan menggunakan pendekatan analisis regresi dan korelasi. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 406 partisipan dan menggunakan alat ukur berupa COS (Cyberbullying Scale), UCLA Loneliness Scale versi 3, serta BP-AQ (Aggression Questionnaire). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku cyberbullying pada partisipan tergolong tinggi (M = 3.581) dan memiliki korelasi positif yang signifikan dengan kesepian (r = 0.449, p < 0.05) dan agresivitas (r = 0.817, p < 0.05). Selain itu, analisis dengan uji independent t-test menunjukkan bahwa perilaku cyberbullying lebih tinggi pada laki-laki dibandingkan perempuan (M = 3.961 vs. M = 3.318, p = 0.000). Penelitian ini juga mengidentifikasi peran agresivitas sebagai mediator dalam hubungan antara perilaku cyberbullying dan kesepian, dengan hasil menunjukkan bahwa agresivitas berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan kedua variabel tersebut. Uji hipotesis menunjukkan bahwa meskipun ada hubungan positif signifikan antara kesepian dan perilaku cyberbullying, kesepian tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan tanpa mediator agresivitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agresivitas berperan dalam memperkuat hubungan antara perilaku cyberbullying dan kesepian.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Kayla Nurisa, Rostiana Rostiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







