Macam-Macam Perkembangan Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.14744Abstract
Media pembelajaran juga berfungsi sebagai sumber belajar, membantu guru dalam memudahkan pemahaman materi ajar oleh siswa dan memperkaya wawasan peserta didik. Menurut Levie dan Lentz (1982), media pembelajaran memiliki empat fungsi utama: menarik perhatian siswa (fungsi atensi), menggugah emosi dan sikap siswa (fungsi afektif), memperlancar tujuan untuk memahami dan mengingat informasi (fungsi kognitif), dan mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima informasi (fungsi compensations) . Media pembelajaran berkembang dikelas tentu memudahkan dalam setiap laju pembelajaran, berbagai konsep serta gagasan pembelajaran dijadikan konkrit dengan adanya media pembelajaran. Siswa tidak semua mudah berfikir secara kritis, maka dai itu adanya media pembelajaran itu menjadi jembatannya. Guru menjadi media untuk penyampain materi atau ilmu dan media menjadi bagian yang sangat penting bagi guru, selain memudahkan itu dapat mengefisienkan waktu. Bagaimana media digunakan agar baik perlunya seorang guru mengetahui sejauh mana siswa membutuhkan, dan mana media yang pas dan relevan dengan apa yang di pelajari oleh murid tersebut. Guru juga harus mengoptimalkan bagaimana pelajaran tersampaikan dengan bantuan media yang sesuai dengan pelajaran tersebut. Jangan sampai media dan pelajaran yang disampaikan itu berlainan, karna akan mendapatkan kerancuan pemahaman kepada anak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nasron, Nurhasanah, Novalyo Suranda, Muhammad Khadafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







