Kandungan Mikroplastik Pada Garam Dapur (Microplastics Content in Salt)

Authors

  • Edy Supriyo Universitas Diponegoro Semarang
  • Mohamad Endy Julianto Universitas Diponegoro Semarang
  • Anggia Oky Mawarganis Universitas Diponegoro Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13149

Abstract

Laut merupakan tempat dimana aliran air sungai-sungai bermuara. Namun, air sungai mengalir ke laut dengan membawa bahan pencemar dari daratan sehingga menyebabkan pencemaran laut. Salah satu bahan pencemarnya adalah sampah plastik.  Sampah  plastik akan mengalami degradasi menjadi potongan kecil <5 mm yang disebut mikroplastik. Air laut yang mengandung mikroplastik akan menyebabkan kontaminasi pada produk garam dapur. Keberagaman jenis sampah plastik menimbulkan karakteristik mikroplastik yang beragam pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan karakteristik mikroplastik pada garam dapur dengan menggunakan alat spektrofotometer FTIR – AIM 9000 Shimadzu. Hasil identifikasi mikroplastik berdasarkan jenis polimernya, kedua tambak garam ini ditemukan mikroplastik jenis Polyvinyl Chloride, Polyurethane, Polyester, Nylon6 atau Polyamide6, dan Polyethylene Terephthalate Glycol. Sedangkan, berdasarkan bentuknya ditemukan mikroplastik yang memiliki bentuk fiber, fragment, filamen, dan pellet. Warna mikroplastik yang ditemukan pada kedua tambak asal Pati dan Cirebon yaitu hitam, transparan, dan merah. Warna hitam menjadi warna dominan yang ditemukan pada kedua tambak tersebut. Hasil kelimpahan partikel mikroplastik pada garam asal Pati sebesar 306,67 partikel/Kg dan kelimpahan partikel mikroplastik pada garam asal Cirebon sebesar 208 partikel/Kg.

Downloads

Published

2024-07-11

How to Cite

Supriyo, E., Julianto, M. E., & Mawarganis, A. O. (2024). Kandungan Mikroplastik Pada Garam Dapur (Microplastics Content in Salt). Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 1642–1652. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13149