Menyelami Nilai dan Makna Budaya Lokal: Tradisi Petik Laut Masyarakat Pesisir Pantai Payangan Sumberejo Ambulu

Authors

  • Noviana Resilita Dara Fitria Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Siti Musrotul Latif Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Vivi Wulandari Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Ilfiana Firzaq Arifin Universitas PGRI Argopuro Jember

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11829

Keywords:

Petik Laut, Masyarakat Pesisir, Pantai Payangan Sumberejo

Abstract

Petik laut merupakan sebuah tradisi masyarakat pesisir pantai Payangan Sumberejo yang dilaksanakan secara turun temurun. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat terhadap laut karena telah memberikan sumbangsih bagi kehidupan mereka terutama para nelayan, sekaligus agar terhindar dari marabahaya. Hingga saat ini tradisi petik laut masih tetap dilaksanakan setiap tahunnya, yaitu pada 1 suro sebagai simbol permohonan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah untuk membantu menyajikan suatu hasil atau data penelitian dengan menggunakan 4 tahap yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dan nilai tradisi petik laut masyarakat pesisir pantai Payangan di Desa Sumberejo Ambulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petik laut sudah menjadi bentuk budaya lokal masyarakat Sumberejo terutamanya wilayah pesisir pantai Payangan

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Dara Fitria, N. R., Latif, S. M., Wulandari, V., & Arifin, I. F. (2024). Menyelami Nilai dan Makna Budaya Lokal: Tradisi Petik Laut Masyarakat Pesisir Pantai Payangan Sumberejo Ambulu. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 18855–18863. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11829

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.