Pengaruh Penerapan IPSG (International Patient Safety Goals) terhadap Kepuasan Pasien Layanan Home Care Smartcare Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11587Abstract
Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam ranah pelayanan kesehatan, sebuah aspek yang diberi perhatian serius oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kepentingan global dalam memastikan keselamatan pasien dalam konteks pelayanan kesehatan menjadi sebuah urgensi yang penting dalam bidang kesehatan masyarakat. Sejalan dengan pentingnya ini, Joint Commission International (JCI) telah menetapkan enam International Patient Safety Goals (IPSG), yang telah diterapkan hampir di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di dunia. Di tengah pandemi COVID-19, permintaan akan layanan perawatan di rumah meningkat, walaupun rumah lebih dikenal sebagai tempat tinggal daripada sebagai lingkungan medis, menimbulkan sejumlah tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan di rumah yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara keselamatan pasien, melalui penerapan IPSG, dan kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan di rumah, untuk memberikan panduan bagi pembuat kebijakan dan pengelola layanan kesehatan. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional. Responden terdiri dari 20 tenaga medis dan 60 pasien homecare. Penarikan sampel untuk aspek keselamatan pasien dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sementara untuk aspek kepuasan pasien menggunakan accidental sampling. Hubungan antara implementasi IPSG dan tingkat kepuasan pasien diuji menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukan dengan dilakukannya implementasi IPSG, pasien memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi yaitu termasuk kategori sangat puas yaitu sebanyak 23.33% dan cukup puas sebanyak 73.33%, dibandingkan dengan tingkat kepuasan tidak puas 3.33%. Hasil uji chi square diperoleh nilai p <0.001 yang menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi IPSG dengan kepuasan pasien homecare Smartcare.







