Pengembangan Manajemen Mutu Terpadu di Lembaga Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11169Abstract
Total Quality Management (TQM) atau Manajemen Mutu Terpadu dalam bidang pendidikan Islam tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas, daya saing bagi output (lulusan) dengan indikator adanya kompetensi baik intelektual maupun skill serta kompetensi sosial siswa/lulusan yang tinggi. Dalam mencapai hasil tersebut, implementasi TQM di dalam organisasi pendidikan Islam perlu dilakukan dengan sebenarnya tidak dengan setengah hati. Dengan memanfaatkan semua entitas kualitas yang ada dalam organisasi maka pendidikan kita tidak akan jalan di tempat seperti saat ini. Implementasi TQM di organisasi Pendidikan khususnya di lembaga pendidikan Islam memang tidak mudah. Adanya hambatan dalam budaya kerja, unjuk kerja dari guru dan karyawan sangat mempengaruhi. Tidak perlu dipungkiri bahwa budaya kerja, unjuk kerja dan disiplin pegawai negeri sipil di negara kita ini sangat rendah. Ini sangat mempengaruhi efektifitas implementasi TQM. Penelitian ini menggunakan pendekan konsep Manajemen Mutu Terpadu dan konsep Manajemen Mutu dalam Pendidikan Islam. Sedangkan penelitian ini menggunakan metode library research, dan metode kualitatif. Penelitian ini diharapkan mampu memberi masukan dan kebaikan pembendaharaan keilmuan yang baru bagi dunia pendidikan, terutama dalam pendidikan Islam.







