The Church and the Kingdom of God in Marthin Luther's Two Kingdoms Teaching

Authors

  • Ika Sulastri Nadeak Pendeta HKI
  • Maston Silitonga STT Abdi Sabda Medan
  • Roni Tampubolon STT Abdi Sabda Medan
  • Christianto C. W. Tambunan STT Abdi Sabda Medan
  • Ewen Josua Silitonga Sekretaris Eksekutif Institut HKI

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11042

Abstract

Dari gereja abad pertengahan hingga gereja saat ini, sering kali terjadi kesalahpahaman tentang hubungan antara gereja dan kerajaan Allah. Seringkali gereja bertindak atas kepentingannya sendiri dan mengabaikan wawasan kerajaan Allah yang menjadi inti khotbah dan pengajaran Yesus Kristus. Gereja diidentikkan dengan kerajaan Allah dan tidak jarang gereja diartikan lebih unggul dari kerajaan Allah seolah-olah kerajaan Allah berpusat pada gereja, bukan gereja yang berpusat pada kerajaan Allah. Tuhan. Bagaimana Kerajaan Allah dimaknai secara dangkal atau dimaknai terlalu luas sehingga melampaui batas-batas Alkitab, akibatnya terjadi penumpukan kekuasaan di dalam gereja melalui pejabat gereja (pendeta), gereja menjadi penguasa rohani dan rohani. wilayah sekuler, gereja dijadikan tolok ukur keselamatan yang mutlak, alhasil eksistensi surgawi gereja semakin tergerus karena gereja semakin sekuler, terlihat betapa rentannya misi penginjilan yang dilakukan oleh negara-negara barat ke Asia. praktik kolonialisasi dan mendiskreditkan kearifan lokal nusantara. Oleh karena itu, penting bagi penulis untuk mengkaji gereja dan kerajaan Allah dalam ajaran dua kerajaan Martin Luther.

Downloads

Published

2024-05-20

How to Cite

Nadeak, I. S., Silitonga, M., Tampubolon, R., Tambunan, C. C. W., & Silitonga, E. J. (2024). The Church and the Kingdom of God in Marthin Luther’s Two Kingdoms Teaching. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 5605–5617. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11042