Pendidikan Barat dengan Pendidikan Islam: Perbandingan Paradigma

Authors

  • Nendya Puji Utami Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Laras Gita Raudhea Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Muhamad Sahid Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Wahyu Hidayat Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Dina Indriana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10593

Abstract

Abstrak

Dalam filsafat pendidikan, Islam lebih berfokus pada religiusitas, filsafat pendidikan Barat menekankan rasionalitas. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, yang berarti subjeknya mencari informasi dari literatur seperti buku. Kajian ini dilakukan dengan membaca, meneliti, dan menganalisis berbagai literatur yang ada, termasuk Alquran, Hadits, kitab-kitab, dan temuan penelitian. Kebudayaan dan peradaban dipengaruhi oleh setidaknya lima elemen. Pertama, Barat memasukkan akal ke dalam semua aspek kehidupan manusia; kedua, mereka memiliki perspektif dualistis tentang realitas dan kebenaran; ketiga, mereka memiliki ajaran humanisme; dan kelima, drama dan tragedi menjadi elemen utama dalam sifat dan eksistensi manusia. Kelima komponen ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemikiran sarjana Barat, yang pada gilirannya membentuk model pendidikan Barat. Pengembangan fitur dan prinsip Islam dalam pendidikan dikenal sebagai al-tarbiyah, al-ta'lim, dan al-ta'dib. Konsep pendidikan Islam mencakup semua tujuan pendidikan, termasuk kebahagiaan akhlak, kebahagiaan bangsa, kebahagiaan dunia, dan kebahagiaan peradaban.

Downloads

Published

2024-05-21

How to Cite

Utami, N. P., Raudhea, L. G., Sahid, M., Hidayat, W., & Indriana, D. (2024). Pendidikan Barat dengan Pendidikan Islam: Perbandingan Paradigma. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 6378–6389. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10593